Salamat apapun untuk para blogger, (karena ga tau kapan teman-teman bacanya).
Binggung mau ngpost apa, ( maklum, newbie alias pemula :'( ) kayanya ngepost yg simpel dlu aja ya, hehe, tentang "Pengalama Pribadi" haha, sebenarnya sih bkn pengelaman pribadi yg bener-bener pribadi, tpi pengalaman temen, yg diceritain sama saya sehingga jdi pengalaman pribadi, aduh.. kok malan ngoceh O_o , kpn ceritanya? maaf, maaf, lngsung aja.
CINTA DAN LOGIKA
Ketika saya pulang sekolah bareng 5 teman saya, kita canda2an, biasa anak SMA, taukan gmn? tapi salah satu temen saya keliatannya lgi sedih alias murung, alias BT, atau zaman skrg disebutnya sih "GALAU" tpi mnurut saya ini mungkin "GALAU TINGKAT DEWA" (buat yg suka main game ngerti kali ya tingkat dewa itu apaan :P). Pas saya tanya sma CSnya 'biasa masalah cewenya' haha, spontan saya ketawa, =)), sampe segitunya cuma gara2 cewe?, iyasih saya jga ngerti bahwa cewe itu memabukan (sorry, tidak bermaksud mencela :) piss) saya jga pernah mengalami yg namanya mabuk wanita, ups salah, magsudnya mabuk cinta, :P. singkat cerita ke3 teman saya pulang duluan, hanya tinggal saya dan teman saya yg sedang GALAU TINGKAT DEWA. sebut saja saya "B" & dia "A".
Saya tanya dengan nekadnya, "hey A kenapa kmu? menggalau bgtu?" awalnya dia ga mau jawab tpi setelah bbrapa kali saya tanya dengan sedikit sindiran diapun menjawab, "biasa marahan sma pacar" aduh ternyata benar, sebenernya sih dari data2 yg saya kumpulkan, cewenya itu sedikit OVE.. ehh, banyak OVERPROTECTIVE, saya tanya lagi "marah knp?", "ya gitulah," jawabnya dengan muka cemberut :( , kasian huft, huft, langsung aja saya tanya lgi, "kamu sayang sma dia?", "bkn sayang lgi, Cinta, ta, ta, cintalah pokoknya" jawabnya dengan sedikit tersenyum.
Dan dengan spontan jiwa ksatria ini lngsung bertindak, (aduh belagunya). kamu sebenernya udh tau belum sih arti cinta yg sesungguhnya? (Ciyee bahasanya) dia lngsung melirik ke arah saya, saya ngomong lgi, emang sih susah untuk mengartikan cinta yg sesungguhnya, semua org pasti punya persepsi yang berbeda-beda, tpi menurut saya cinta itu mungkin simpelnya adalah "Kebahagiaan", memang kebahagiaan itu relatif bagi setiap org, tpi 'bahagia' hanya memiliki satu arti pokok, silahkan cari sendiri di kamus besar B.Indonesia, kembali kepermasalahan, saya bertanya lgi pada dia, "kayanya kmu sering bgt sedih gara2 cewe kmu?" jawab dia "wajar namanya jga pacaran",
hmmm, susah kalau menghadapi org seperti ini, saya tanya lgi "ohh, jdi kalau cinta, kmu mau disakiti terus? kmu mau ngebatin terus? kmu mau cma jdi objek pelepasan dia? masih kenal sama logikakan?", dia cuma diam dan tiba-tiba "Cinta, B".
muncul pertanyaan atau statement di benak saya "cinta dan logika".
Yah emang selalu dan hampir pasti susah kalau ngebahas logika sma cinta, karena emang itu salah satu hal yang cukup berseberangan, logika itu otak, dan cinta, saya jga kurang tahu pasti cinta itu dirasakan oleh apa, katanya hati, tpi hati sebelah mana? katanya perasaan? tpi apa perasaan itu sendiri?, dan akhirnya kalau pembaca sadar beberapa pertanyaan diatas sudah menjadi salah satu masalah dri topik, tpi saya jawab dengan kemampuan saya sendiri saja ya ^ ^.
saya akan mencantumkan kata "mungkin" dri setiap pernyataan karena belum ada kepastian,
Cinta itu 'mungkin' suatu keadaan dimana seseorang (subjek) merasakan perasaan yg berbeda terhadap seseorang lgi (objek) jika dibandingkan dengan yg lainnya, 'mungkin' beberapa org kadang merasakan, jantung yg berdebar-debar, tubuh yg tiba-tiba bergetar, keadaan dingin hampir disekujur tubuh, kehilangan kosa kata ketika ingin berbicara dgn dia, merasa malu ketika berpapasan, cenderung ingin selalu melihat/menatap tpi tiba-tiba mengungsi (bersembunyi/malu-malu) ketika bertemu, tpi terkadang selalu cari perhatian dia/ selalu ingin diperhatikan dia, namun hal2 diatas tidaklah mutlak, ada beberapa org yg 'mungkin' tidak sependapat.
lalu kapan org mulai / bisa jatuh cinta? 'mungkin' tak ada yg tahu, 'mungkin' hanya tuhan yg tahu, karena dari penelitian yang saya lakukan selama ini tidak pernah pasti, saya sendiri merasakan cinta 'mungkin' entah katika kelas 1 SD, / 'mungkin' kelas 1 SMP atau entas sayapun tidak tahu kapan pastinya, dan teman2 sayapun ketika ditanya kpn?, mereka hanya menjawab "tidak tahu", jadi saya hanya bisa membuat kesimpulan kecilnan sederhana, 'mungkin' tidak ada yg akan pernah tahu, 'mungkin' hanya tuhan yg tahu.
siapa saja yg bisa jatuh cinta? 'mungkin' setiap org bisa, 'mungkin' tidak berbatas pada usia, gender, status atau apapun, 'mungkin' semua org bisa karena 'mungkin' cinta itu bermacam-macam.
berapa kalikan cinta itu datang? 'mungkin' hampir sama dengan jawaban diatas, 'mungkin' tidak ada yg tahu selain tuhan, karena kita tahu ada "one first love for ever", like Mr. Prof. Dr. Amien Rais and Alm. Mrs. Kusnariyati Sri Rahayu, atau org yang telah berkali-kali jatuh cinta seperti para artis-artis, yup, 'may' only god who know.
Cinta itu haruslah membahagiakan org yg merasakannya, that is what I say truly love, jika tidak membahagiakan untuk apa diteruskan? 'mungkin' hanya akan makan hati, "berfikirlah positif", jika berpisah memang hal yg paling baik, why not? maybe you'll find better than him/her, jika kamu berpisah dengan dia, dunia tidak akan berakhir, kenapa? kerena "dunia masih bisa terus berjalan walau kau tak ada, walau kau tak menghendaki dunia untuk terus berjalan, dunia akan terus berputar, tapi kamu tidak bisa hidup tanpa dunia ini." (artikan secara bijak), jika kamu berpisah dengan dia "perfikirlah positif", dia 'mungkin' bkn yg terbaik untukmu, dan kamu jga 'mungkin' bkn yg terbaik untuknya, tapi bagaimana jika masalahnya overprotective seperti teman saya? 'mungkin' menurut pandangan saya adalah. "believe in each other, 'mungkin' itu jawaban yg paling rasional, dan 'mungkin' bkn hanya untuk masalah overprotective, tpi untuk semua masalah cinta lainnya. :)
itulah cinta, memang pasti ada persepsi-persepsi lain yg pastinya berbeda, tpi bgitulah menurut persepsi saya, oiya, lupa hanya ingin menambahkan,
"pertengkaran dalam hubungan cinta itu bkanlah hal yg tabu, tpi justru itulah bumbu dalam percintaan, jika tidak ada pertengkaran, bkn pacaran namanya." (perkataan salah seorang guru saya, hmm, not bad dan tolong artikan secara bijak). ^ ^
oiya jdi kelupaan, saran buat teman saya dan pacarnya dan mungkin semua org yg lagi ada masalah atau konflik, hanya saling percaya aja satu sama lain, jgn terlalu takut kehilangan, satu kata "percaya", kembali ke persepsi, "cinta itu berbeda dengan logika tapi mereka bisa saling membantu dan melengkapi", jika ada yg kurang setuju tolong dimaklumi, persepsi org itu berbeda-beda, hehe, buat yg mau nyumbangin persepsi-persepsinya, tinggal komen-komen aja, hehe.
Terima kasih. ^ ^.
*boleh Copy & paste, tapi tolong tuliskan juga sumbernya yaa, Yeee.